Jadi Kaya dan Rendah Hati

Thursday, July 26, 2012

Makanya Nikah

Dykapede - Makanya Nikah.
Semua orang pasti ingin menikah. Dan semua orang pasti akan mencari tambatan sesuai dengan keinginan hatinya *insyaAllah*. Memiliki anak dan bahagialah sudah kehidupan mereka. Lalu, masih adakah sobat dyka yang belum menikah sampai sekarang? *yangbelumdiamsaja* #termasuksaya
Tetangga saya sering mengejek pas kebetulan saya berada di depan kamar. Pas kebetulan juga, saya dalam kondisi menjemur pakaian. Tidak si abang dan si teteh *tetangga* selalu mereka mengejekku dengan kata itu.
"Hello.., gue juga pengen nikah kali" Hehehe 
Jelas sudah pasti dan tidak bisa ditawar, saya akan menikah dengan seorang wanita. Tapi, permasalahannya bukan soal nikah dan menikah. Sering tetangga saya mengucap "makanya nikah, baju kotor dicuciin - digosokin, laper dimasakin dan kotor diberesin". Hahaha
Bukan itu ya... 
Maksudnya adalah, tiap laki-laki pasti akan menikahi seorang wanita. Masih ingat dengan kiasan "ujungnya di dapur ini". Tulisan dan maknanya sudah jelas. Wanita itu tidak selamanya berada dirumah. Mengurus dan mengasuh anak, memasak, mencuci dan lainnya. Memang kodratnya seperti itu, tapi disini saya tidak mau memposisikan si wanita. Coba sobat dyka bayangkan bersama-sama betapa mulya dan agungnya pekerjaan menjadi seorang wanita. Lihat Ibu negara. Dari pagi sampai malam hari, mungkin gak tuh si Ibu negara berada di dapur? "Jawabannya mungkin iya atau tidak".

Bagi saya, tidak memposisikan wanita sebagai Ibu rumah tangga saja. Tetapi sebagai peri waktu kehidupan yang selalu setia melihat dan mendengarkan dari apa yang kita lakukan. 

Sumber gambar : Google


Software Akuntansi Customize

Popular Posts

Copyright © Blog Dykapede | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates