Jadi Kaya dan Rendah Hati

Wednesday, August 1, 2012

Antara Prosedur dengan Konsumen

Dykapede ~ Antara Prosedur dengan Konsumen



Hari ini saya mengunjungi sebuah bank milik negara. Bukan milik saya loh. Hehehe
Memasuki bank itu saya dilayani oleh seoarang satpam untuk mengambil nomer antrian menuju customer service. Tibalah nomer urut yang saya miliki. Jreng-jreng...*setelah lama menanti*
Saya pun duduk di bangku yang disediakan didalam bank tersebut. Ibu mery. Seoarang wanita ramah yang memberikan semua layanan tentang bank nya. Sebelumnya saya membuat tabungan ini sudah ke sekian kalinya. Sekarang, saya gunakan tabungan dan ATM ini digunakan untuk transfer gaji dari perusahaan tempat saya bekerja. Alhamdulillah deh ya, akhirnya saya miliki juga tabungan plus ATM dengan melewati prosedur dan beberapa kesalahan dalam penggantian pin. Maklum, namanya juga baru.
Disela-sela proses pembuatannya, ada seorang Ibu-ibu sedang berdiskusi dengan customer service bank dengan tidak sabarya menantikan kepastian dari kasus akunnya. Ada banyak konsumen yang ingin melakukan transaksi lainnya. Saat itu, pas kebetulan saya masih di dalam bank karena proses pembuatan akun pribadi atas nama Andyka Musfi Abdillah *maksudnya saya* belum selesai. "Saya pun melihat dan mendengarkan pembicaraan antar Ibu dan customer service".
Ibu : Dengan tidak bisa menahan amarahnya karena menginginkan proses transfer uang kepada anaknya segera dilakukan oleh petugas bank.
Customer service : Tidak dapat melakukan proses pengiriman uang dikarenakan harus mengikuti prosedur tertulis di dalam perusahaan.
Ada dua kegiatan yang saya simak diatas. Ibu (konsumen) tidak mau tahu dengan adanya prosedur mungkin karena khawatir dengan kondisi anaknya disana. Sedangkan customer service harus mengikuti dan melaksanakan (prosedur) yang berlaku dan sudah menjadi tanggung jawabnya.

Prosedur adalah serangkaian aksi yang spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan cara yang sama agar selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama (contohnya prosedur kesehatan dan keselamatan kerja). Lebih tepatnya, kata ini bisa mengindikasikan rangkaian aktivitastugas-tugas, langkah-langkah, keputusan-keputusan, perhitungan-perhitungan dan proses-proses, yang dijalankan melalui serangkaian pekerjaan yang menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan, suatu produk atau sebuah akibat. Sebuah prosedur biasanya mengakibatkan sebuah perubahan.
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

Setiap perusahaan membuat dan menetapkan prosedur untuk kepuasan pelanggannya. Lalu, bagaimana dengan si konsumen. Perilaku konsumen terhadap sebuah produk adalah ingin yang terbaik dari yang sudah dibayarkan. Ada 5W dan 1H prinsip terkait dengan perilaku konsumen. 
  • Why : Mengapa mendapatkan barang/jasa tersebut?
  • What : Berupa apa barang/jasa tersebut?
  • Who : Siapa yang mendapatkan barang/jasa itu?
  • When : Kapan bisa didapatkan barang/jasa itu?
  • Where : Dimana barang/jasa itu bisa didapatkan?
  • How : Bagaimana barang/jasa tersebut didapatkan? 

Sebagai konsumen yang baik, marilah kita sama-sama melihat, mendengar dan merasakan dari apa yang diinginkan. Sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing.

Software Akuntansi Customize

Popular Posts

Copyright © Blog Dykapede | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates