Jadi Kaya dan Rendah Hati

Tuesday, December 4, 2012

UMP 2,2 juta, dan kamu masih Gini Gitu dan Gitu Gitu Saja

Intermezo

Ini sih gak ada hubungannya dengan putusan Jokowi dan Ahok tentang gajinya pekerja DKI yang naik akhir tahun ini !! Dan, bukan pula tentang advedtorial video diatas. Hanya berkaitan dengan passion kalian?

Kedua telingaku sering mendengar tentang obrolan singkat "kerja dimana", "gajinya berapa", "bagian apa"..? Nah loh.. setelah dapat jawaban dari 3 (tiga) opini diatas timbullah rasa bosan karena kerjanya gini-gini ajah, datang sifat malas karena kerjanya makin banyak target, dan buang-buang waktu karena bosnya gitu dan aturannya gini-gitu gak sesuai dengan keinginan kita. Ebusethhh...

Ingat waktu masih usia kanak-kanak. Sering kali orang tua, tante atau tetangga bertanya, "besok kalau sudah besar mau jadi apa?" Kurang lebih jawabannya Dokter, Pilot, Polisi, Presiden dan Astronot. Nah, kenapa setelah kita dewasa, tumbuh dan berkembang seperti sekarang jawabannya adalah berapa, dimana dan bagian apa? Mana bukti dari ucapan mudamu tentang Dokter, Pilot, Polisi, Presiden dan Astronot itu?

Kita dilahirkan dari rahim seorang Ibu. Diasuh dan dibesarkan bersama-sama olehnya. Dari kecil, kita hanya tahu kalau uang itu untuk jajan. Uang itu untuk main games dan lainnya. Sampailah pada tingkat pendewasaan, dimana sebuah proses itu ada, barulah kita mampu untuk menggunakan uang tersebut dengan sebaik-baiknya. 

Esensinya uang merupakan kebutuhan setiap orang. Ada yang bilang, kalau gak ada uang, kita gak hidup! Lah, buktinya orang gila saja hidup tanpa uang. Kalau gak kerja, mau makan apa keluargamu nanti? Lah, preman pasar dan polisi ceppek saja bisa hidup tanpa pekerjaan.

Disini saya ingin memotivasi dan mengingatkan sobat dyka semua. Akhir tahun ini telah disahkan oleh Gubernur DKI tentang UMP menjadi 2,2 juta per bulan. Ada yang pro, ada juga kontra. Teman lulusan dengan sarjana S1 berkata "tau gitu gw gak kuliah, kalau jadinya upah yang mereka terima sama dengan gaji bulanan gw". Menarik untuk dibahas :)

Motivasi Indonesia


Saya seorang yang belum lulus dari Perguruan Tinggi. Saya juga seorang pekerja yang tiap bulannya menerima upah dari kantor. Tetapi, upah saya melebihi dari yang ditetapkan oleh Pak Gubernur itu. Bahkan tak terhingga nilai rupiahnya. #amin

Kalau sobat dyka memiliki keahlian yang tidak dimiliki oleh teman kantor dan keahlian tersebut berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan, tentunya kita akan dibayar mahal. Jangan jadikan UMP 2,2 juta itu sebagai standarisasi kehidupan Anda (berapapun uang kita, mau sedikit atau banyak, endingnya akan habis). Jadikan dan pantaskanlah kita dibayar mahal oleh segala sesuatu yang baik dan berguna untuk orang lain. Tuhan saja tidak membatasi apa yang kita inginkan, dan Tuhan juga tidak melarang kita melakukan apapun. Lalu, kenapa kita yang membatasi diri dengan angka 2,2 juta itu..? Ayolah, terus belajar dan berkreasi untuk sebuah inovasi pengembangan diri.

Mulai dari sekarang, berjanjilah terhadap diri sendiri untuk menyegerakan sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin dan lakukan sekarang atau tidak sama sekali. Dan tetap berada pada jalur yang benar. 

Sekian dan semoga bermanfaat.
Sehat Sukses Selalu

Software Akuntansi Customize

Popular Posts

Copyright © Blog Dykapede | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates