Jadi Kaya dan Rendah Hati

Wednesday, May 1, 2013

Harmonisasi Dalam Kedinamisan

Harmonisasi Dalam Kedinamisan
Untaian nada-nada melodi gitar terdengar begitu merdu ketika sang musisi memainkan keenam senar gitarnya dalam gala show malam itu. Tak terlihat keraguan dalam dirinya ketika ia tampil didepan panggung sandiwara. Yang ada hanyalah suara bising orang-orang yang keluar masuk dari toilet belakang panggung. 

Dari depan panggung, kilau kilat kamera para penggemar tertuju pada raut muka dengan sejuta kharisma dalam dirinya. Teriak para penggemar membuat suasana sang musisi menjadi lebih bermakna. Dan, kedua pria berbadan gagah masih setia menjaga pintu masuk diujung sana. Cerita fiksi Andyka Musfi Abdillah tentang seorang musisi di "Harmonisasi Dalam Kedinamisan".

Jarum jam menunjukkan waktu dini hari tiba. Ketika itu kedua mataku masih tertuju pada sebuah tontonan politisi yang ditayangkan oleh sebuah media telivisi Indonesia. Entah kapan mereka mengizinkan agar raga jiwaku beristirahat sebelum jam dini hari itu tiba. Alasannya adalah, dengan bersegeranya tubuhku beristirahat, waktu seperempat malam rohku kembali, terbangun  sehingga aku bisa melaksanakan ibadah sunnah kepadaNya. Dan, pagi hari sebelum matahari terbit aku mampu mengerjakan ibadah wajib kepadaNya sampai kuteruskan menjalani segala macam bentuk kegiatan hari itu. "Cerita fiksi Andyka Musfi Abdillah di "Harmonisasi Dalam Kedinamisan".

Awal bulan Mei, selalu ada kisah dan keluh kesah yang ingin disampaikan oleh ribuan pekerja di negaraku tercinta. Dan aku tetap setia kepada prinsipku, karena kuyakini Tuhan selalu memperhatikan diriku, entah ketika aku lalai dan melupakan kewajibanku, entah diriku berubah menjadi binatang dengan nafsu angkara murka yang tak terhingga, atau ketika aku menjadi patung dengan segudang ukiran dosa di dunia, Tuhan masih dan selalu memperhatikanku dengan 99 Asmaul HusnaNya. "Cerita fiksi Andyka Musfi Abdillah di "Harmonisasi Dalam Kedinamisan".

Bukankah kedua cerita fiksi diatas menggambarkan betapa angkuh dan sombongnya kita sebagai makhluk Tuhan. 

Waktu itu, aku bercengkerama dengan seorang gadis yang baru saja menikah. Gadis tinggi yang memiliki badan cukup besar. Candaku mungkin membuat iri para pendengar lainnya yang tepat berada disamping kita berdua. Wajar karena mereka semua memiliki dua kuping yang sempurna. Harmonisasi dalam kedinamisan adalah sebuah ungkapan yang begitu dalam. Arti dan maknanya pun menyentuh relung hati yang sangat mulya. 
Ketika sang musisi memainkan gitar, berapa banyak koleksi lagu yang ia punya untuk dipersembahkan kepada penggemarnya. Ribuan bahkan jutaan, tetapi ia tetap setia kepada satu tujuan yaitu membahagiakan pendengar dengan perubahan dari lagu yang diiringi oleh nada-nada khasnya.

Demikian pula diriku, harmonisasi dalam kedinamisan membuat waktuku cepat berlalu, sehingga meruginya aku bila waktu itu kubuang begitu saja tanpa ada karya yang kuciptakan. Tahu kenapa, karena semua waktu yang kumiliki akan kupersembahkan hanya kepada engkau wanita yang tercipta untukku.

Semoga bermanfaat, sehat sukses selalu...

Software Akuntansi Customize

Popular Posts

Copyright © Blog Dykapede | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates