Jadi Kaya dan Rendah Hati

Tuesday, June 18, 2013

Berani Ajah Gak Cukup, Lead Now !

Berani Ajah Gak Cukup, Lead Now!

Jadilah Pemimpin

"Investasi terbaik untuk masa depan adalah pengaruh yang tepat hari ini” Ujar John C. Maxwell, pakar kepemimpinan dunia yang disegani. Ia pula lah yang mengatakan, bahwa kata terbaik yang bisa mewakili kepemimpinan adalah “pengaruh”.  Kepemimpinan adalah karir puncak yang diidam-idamkan oleh para profesional. Jadilah pemimpin, itu kira-kira yang saya pikirkan 17 tahun yang lalu ketika saya berpikir, bagaimana caranya saya bisa meraih impian untuk memiliki sekolah.

Jika ketika itu saya memaksakan diri untuk membuat sekolah dengan bekerja kepada orang lain, sebagai karyawan saya sudah bisa memperkirakan bahwa saya akan menjadi pemimpin dalam 10-15 tahun. Bagi saya itu adalah waktu yang terlalu lama, karena setelah itulah saya bisa mengumpulkan uang cukup banyak untuk mewujudkan impian saya. Menyadari hal ini, saya mengambil keputusan, bahwa saya harus mempercepat kepemimpinan saya.

Di masa saya sekolah SMA, saya memulai kepemimpinan saya. Membangun study club, ini adalah kelompok belajar mingguan. Diselenggarakan disekolah, direstui oleh wakil kepala sekolah, saya mengajar matematika, fisika dan kimia, untuk kakak kelas saya, yang akan mengikuti EBTANAS, ketika saya masih di kelas satu ketika itu. Selain itu, saya juga membentuk kelompok belajar untuk teman-teman satu angkatan. Saya juga menggerakkan team cepat tepat, untuk tampil di TVRI. Ketika team disekolah  lain kebanyakan belajar ketika dikumpulkan guru pembimbing, saya mengambil inisiatif, untuk memimpinnya secara mandiri dengan tetap didukung oleh wakil kepala sekolah ketika itu.

Kepemimpinan bisa anda raih mulai sekarang ini juga. Lihatlah setiap orang memiliki orang-orang yang dipengaruhi hidupnya oleh orang lain. Itu artinya ia dipimpin oleh orang lain. Begitu juga sebaliknya setiap orang mempengaruhi hidup orang lain, artinya setiap orang secara sadar atau tidak adalah seorang pemimpin.

Kehidupan seperti sebidang ladang yang siap menerima benih apa saja, yang dilemparkan atau diletakkan kepadanya. Jika kita membiarkan ladang itu begitu saja, maka berbagai pohon, rumput dan jamur akan tumbuh disana. Mungkin ada monyet yang membawa biji kedondong, kedondonglah  yang tumbuh. Ada luwak yang membawa biji kopi, kopilah yang tumbuh, angin membawa ilalang, ilalang yang tumbuh. Begitulah kehidupan, jika anda membiarkan ladang kehidupan anda tanpa sebuah rencana, maka ia menjadi begitu tergantung kepada alam, tergantung kepada berita di tv, di koran dan lain sebagainya.

Seorang petani yang pintar, akan menanam sesuatu yang ingin ia panen. Jika ia ingin panen jagung, ia menanam jagung. Jika ia ingin panen padi, ia tidak akan menanam singkong. Setelah menentukan bibit yang ia tanam, maka ia akan menjaganya dari gangguan hama, binatang liar maupun orang yang mengusik tanamannya. Ia akan menyemainya, membersihkan dari gulma, agar panen bisa baik.Demikian juga, jika anda ingin meraih kebahagiaan hidup melalui kepemimpinan, anda perlu mulai menaburnya.

Bila ingin melihat indahnya pemandangan dihutan, danau, dan sungai ini... maka haruslah kita sampai di puncak pegunungan itu..!!

Sumber : Putu Putrayasa

Software Akuntansi Customize

Popular Posts

Copyright © Blog Dykapede | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates