Jadi Kaya dan Rendah Hati

Tuesday, July 1, 2014

Melonggarkan Orang Fakir

Pesan Kearifan Nabi SAW :
"Barangsiapa yang memudahkan orang yang fakir, Allah akan memudahkan dia di dunia dan akhirat." (HR Ibnu Majah)
Tentulah harus ada rasa iba sebagai perwujudan kasih sayang antar sesama Muslim ataupun sesama manusia. Hendaknya kita tidak menjadi raja tega, terutama menekan mereka yang hidup dalam kefakiran. Kita sesungguhnya sedang berbisnis dengan Allah SWT, sehingga suatu saat Allah pun mengirimkan orang-orang fakir kepada kita.

Melonggarkan Orang Fakir
Ilustrasi : http://dingo.care2.com/
Suatu saat, si bayu benar-benar membutuhkan sesuatu yang kebetulan dijual oleh seorang tetangganya yang kaya raya. Lalu, si bayu mendatangi toko  tetangganya itu hendak membeli kebutuhannya.
Si bayu bertanya soal harga dan ketika disebutkan, tampak kecemasan pada wajahnya. Ia merogoh uang di sakunya Rp. 20.000. Menurut sang pedagang, harga-harga memang sudah naik drastis akibat kenaikan BBM. Si bayu seperti hendak memakan buah simalakama, tidak dibeli, barang itu sangat dibutuhkannya.. dibeli, uang yang tersisa tinggal segitu-gitunya langsung habis.
Pedagang tadi membaca raut kebingungan pada si bayu. Terbesit rasa iba dalam hatinya. Ia akhirnya menerima pembayaran dari si bayu yang tampak pasrah. 

Saya terima uang ini, Pak. Jual-beli kita halal. Tapi, ambillah kembali uang ini sebagai sedekah dari saya!"

Subhanallah, si bayu tidak mampu membendung rasa harunya. Ia langsung berdo'a di depan toko sang pedagang dan mendo'akan kebaikan untuk si pedagang serta usaha barang-barang kebutuhan pokoknya. Si bayu pun pamit dan mengucapkan terima kasih berkali-kali.

Selang dua hari, seorang ibu mampir ke toko si pedagang pemurah tadi. Si ibu banyak bertanya harga ini itu kepada si pedagang. Dengan sabar pedagan tadi melayani dan menjawab semua pertanyaan si ibu. Tiba-tiba, si ibu mengeluarkan daftar belanjaan :
"Pak, ini barang-barang yang saya butuhkan. Alhamdulillah saya mendapatkan proyek katering. Saya punya budget Rp. 20 juta untuk membeli barang-barang ini. Tolong ya Bapak penuhi."

Melonggarkan Orang Fakir
Ilustrasi : www2.ed.gov
Pedagang tadi betul-betul kaget. Dalam suatu hari dia sudah mendapat calon pelanggan yang akan membeli barang kebutuhan senilai Rp. 20 juta. Dari mana  gerangan Allah mengirimkan dia dan membuat si ibu mampir di tokonya? Padahal, di sepanjang jalan ini banyak pedagang lain yang menjual barang yang sama. Pedagang tadi langsung bersujud syukur, sementaran ia lupa bahwa dua hari yang lalu telah menolong seseorang. Allah membalasnya 1.000 kali lipat dari apa yang telah dia keluarkan.
"Do'akan ya Pak, proyek ini akan terus. Kebetulan, saya dipercayai untuk menangani katering sebuah perusahaan dengan kontrak setahun. Paling tidak, saya butuh bahan-bahan pokok dengan nilai Rp. 20 juta sampai dengan Rp. 40 juta sebulannya."
Pedagang tadi makin berbesar hati. Tiada henti dari mulutnya terucap alhamdulillah. Lalu, ketika ia hendak mengambil persediaan karung beras, teringatlah ia akan tetangganya yang fakir. Beras itulah yang kemarin diikhlaskan sebanyak empat kilo untuk si bayu dan nilainya Rp. 20.000. Kini, Allah telah membalasnya atas kelonggarannya kepada si bayu. Maha Kaya dan Maha Penyayang Allah SWT, kepada hamba-hamba-Nya yang mau melonggarkan orang lain.
"Allah SWT terkadang membayarnya cash langsung dengan bonus tambahan dari arah yang tiada disangka."
Sahabat yang mulia, kisah diatas semoga dapat memberikan gambaran betapa tak terhitungnya balasan dari sikap berbuat baik terhadap orang dan lingkungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga manfaat, 40 Kedahsyatan Bisnis ala Nabi SAW - Bambang Trim.
 
 

Software Akuntansi Customize

Popular Posts

Copyright © Blog Dykapede | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates