Jadi Kaya dan Rendah Hati

Sunday, May 17, 2015

GIVING (Memberi), Siapakah Lebih Hebat Bill Clinton Atau Abdul Syukur

Pagi ini saya membaca sebuah artikel informasi yang sangat menginspirasi di Media Indonesia. Apalah arti segelas teh hangat manis yang telah kau minum, jika rasa pedulimu mengeras seperti batu? Mari kita simak kisah inspiratif dua orang seperti judul tulisan diatas yang saya baca juga di Media Indonesia yang ditulis oleh Bapak Saur Hutabarat (Dewan Direksi Media Group). Selamat Memberi...

GIVING (Memberi), Siapakah Lebih Hebat Bill Clinton Atau Abdul Syukur
Dalam hal memberi (giving), siapakah lebih hebat Bill Clinton atau Abdul Sukur? Maaf, saya tidak bermaksud mengejek atau merendahka mantas Presiden AS itu karena membandingkannya dengan Pak Dul, seorang tukang becak di Kota Surabaya. Inspirasi membandingkan mereka datang setelah menyimak berita Pak Dul di Metro TV, pekan lalu.

Padahal, tak ada inspirasi jatuh dari langit. Jejaknya dapat dicara dalam realitas. Dari bawah sadar rupanya mencuat, pemicu perbandingan itu tak lain tak bukan Bill Clinton melalui bukunya, Giving. Seperti judulnya, buku itu pun pemberian seorang teman. Di buku 293 + xii halaman, versi Indonesia terbit 2010 Clinton berbagi pengalaman. "Buku ini saya tulis untuk mendorong kita semua memberikan apapun yang dapat kita berikan karena setiap orang dapat memberikan sesuatu."

Semua kita tahu sesuatu itu antara lain uang. Contoh paling kolosal, menurut Clinton, ialah Yayasan Bill dan Melinda Gates. Keluarga Gates memberikan US$35 miliar kepada yayasan itu untuk menangani berbagai masalah. Clinton tak bisa melupakan apa yang diucapkan Bill Gates di sebuah konferensi dermawan yang disponsori Hillary dan Clinton di Gedung Putih pada 2000.

"Barangkali memberikan uang yang sekarang kita miliki terasa lebih sulit daripada ketika kita mencarinya," kata Gates.
Clinton menelepon Warren Buffet, orang terkaya kedua di AS. Ia bertanya mengapa Warren memberikan sebagaian hartanya sebesar US$30 miliar kepada Yayasan Bill dan Melinda Gates. Jawab Warren, " Saya percaya Bill dan Melinda dapat memanfaatkan uang saya dengan lebih baik daripada saya sendiri."

GIVING (Memberi), Siapakah Lebih Hebat Bill Clinton Atau Abdul Syukur

Tentu saja sedikit orang sekaya Gates dan Warren yang memberi uang puluhan miliar dolar AS alias ratusan trilliun rupiah. Akan tetapi, menurut Clinton, siapa pun dapat memberi sesuatu entah waktu, barang, keterampilan, memberi yang melahirkan pemberian.

Kembali ke pertanyaan awal, siapakah lebih hebat Bill Clinton atau Abdul Sukur? Seraya mengayuh becaknya membawa penumpang, Pak Dul memperhatikan dan mengingat jalan berlubang yang dilewatinya. Seusai mencari nafkah, di tengah malam, becaknya berganti penumpang. Bukan orang, melainkan bongkahan aspal bekas dan bebatuan. Ia mengayuh becaknya menuju lubang itu agar tidak ada orang yang celaka. Perbuatannya diejek sesama tukang becak lainnya. Abdul Sukur bergeming. 10 tahun ia melakukannya.

GIVING (Memberi), Siapakah Lebih Hebat Bill Clinton Atau Abdul Syukur

Siapakah lebih hebat Pak Dul atau Clinton? Sebaiknya Clinton menjawabnya. Katanya, setelah masa jabatannya di Gedung Putih berakhir, ia wajib memberi. Mengapa? Dunia politik yang telah menyita usianya sebenarnya ialah urusan 'memperoleh', yaitu dukungan, sumbangan, suara. "Namun, untuk orang yang sudah terjun di dunia politik begitu lama seperti saya kurang bijaksana jika tidak berpikir bahwa Anda harus memberi lebih  banyak lagi untuk menyeimbangkan neraca." Karena itu, di sisa umurnya, Clinton memberikan waktu, uang, dan keterampilannya untuk usaha yang dapat menciptakan perubahan.

Abdul Sukur juga membuat perubahan. Jalan berlubang menjadi tertutup. Clinton memberi untuk menyeimbangkan neraca. Sebaliknya, Pak Dul tak kenal neraca, bahkan menolah dibuatkan neraca. Ia menolak pemberian uang. Ia memilih memberi daripada memperoleh.

Abdul Sukur kiranya tak pernah membaca buku Clinton tentang memberi. Pak Dul ialah buku "Giving" itu sendiri. Buku kehidupan.

Sumber Artikel : Media Indonesia, halaman 2 rubrik Selekta, Senin 18 Mei 2015

Sumber Gambar : 

  • www.lifenotes197.files.wordpress.com
  •  www.americanheritage1.com
  •  www.jubileechurchlondon.org





Software Akuntansi Customize

Popular Posts

Copyright © Blog Dykapede | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates