Jadi Kaya dan Rendah Hati

Thursday, June 2, 2016

Rumah Seorang Pekerja Bangunan

SEORANG tukang kayu bermaksud pensiun dini karena terinspirasi oleh sang boz pemilik perusahaan yang masih muda namun assetnya di mana-mana, Ia ingin pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan kontraktor perumahan, Ia menyampaikan keinginanya tersebut kepada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tidak bekerja ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, Akan tetapi, keinginan si tukang kayu ini sudah bulat. Ia sudah merasa lelah, Ia ingin beristirahat dan ingin menikmati sisa hari tuanya yang penuh damai dan ketenangan dengan anak juga istrinya. Di pihak lain, pemilik perusahaan merasa sedih telah kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia selalu memohon kepada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya, sebagai karya terakhir yang bisa dipersembahkan bagi perusahaan.

Ilustrasi : https://lingkunganhidup8blog.files.wordpress.com/2013/06/dsc08429.jpg

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan tersebut. Tetapi sebenarnya hati kecilnya menolak dan merasa terpaksa. Pikirnya si pemilik Perusahaan tidak mau rugi, bahkan saat-saat terakhir pun ia masih dipekerjakan. Hatinya tak sepenuhnya tercurah pada pengerjaan rumah tersebut. Dengan bahan sekedarnya dan bekerja ogah-ogahan, ia pun mengerjakan proyek itu. Alhasil, rumahpun selesai selama beberapa hari bahkan masuk hitungan bulan, rumah pun selesai dengan hasil yang memang tidak optimal. Ia telah mengakhiri karirnya dengan prestasi yang tidak maksimal.


Ketika pemilik perusahaan itu dating melihat rumah yang di bangun di salah satu lokasi yang di mintanya, sang tukang kkayu lalu menyerahkan kunci rumah yang telah dibuatnya tersebut. Sang pemilik rumah mengucapkan terima kasih atas karya terakhirnya itu.

Seraya menyalami si tukang kayu, ternyata sang majikan (pemilik rumah) menyerahkan rumah yang telag di bangun oleh tukang kayu tersebut, ”Ambillah, pakailah rumah ini untuk hari tuamu, dan anggaplah ini sebagai ungkapan terima kasih perusahaan terhadap dedikasi dan loyalitasmu selama ini, ”Demikian pemilik perusahaan penyampaikan kata kata perpisahan. 

Betapa terkejutnya si tukang kayu, Malu dan menyesal dirasakannya sewaktu menerima kunci rumah yang telah dibuatnya sendiri, Seandainya ia tahu, bahwa rumah tersebut akan diberikan untuknya, tentu ia akan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Itulah kehidupan yang penuh misteri. Waktu yang merupakan asset terbesar kita terkadang menjadi sia-sia yang diakhiri dengan penyesalan. Padahal, dalam hidup dapat di ibaratkan sedang membangun rumah yang akan kita nikmati hasilnya, baik di hari tua maupun sebagai momentum yang dapat dibaca oleh orang lain.

Apa yang dipikirkan tukang kayu tadi telah mempengaruhi sikapnya terhadap pekerjaan membangun rumah dan berbuahkan tindakan yang ogah-ogahan.Hidup adalah proyek yang kau kerjakan sendiri. Pada akhir perjalanan kita akan terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan menemukan diri kita hidup didalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri



Ditulis oleh : Jamessastrowijoyo.

Diangkat dari sebuah buku”The Ispairing Trainer”


Continue Reading…

Tuesday, January 12, 2016

101 Alasan Pelajar Indonesia Benci Ulangan Matematika

Bagi pecinta ilmu matematika, maaf banget kalau judul artikel diatas gak sesuai sama kecintaanmu sama pelajaran matematika. Bukan bermaksud menggurui apalagi menasehati, tapi inilah 101 Alasan Pelajar Indonesia Benci Ulangan Matematika.

Ilustrasi : http://memecrunch.com/
Mungkin buat kalian yang menyukai pelajaran matematika, saya acungin kedua jari kanan dan kiri. Tapi buat kamu yang nyesel kenapa dulu pas waktu ada sesi pelajaran matematika gak masuk kelas, KAMU WAJIB Nonton video dibawah ini. Awas Ngakakkk, Muehehe ^_^






Matematika...

Bikin kepala pusing tujuh galaksi bikin galau asli...

Waktu latihan, easy to get done... 

Waktu ulangan, otak jadi sariawan... *pasrah*


Ilustrasi : https://www.youtube.com/user/Tim2one
Continue Reading…

Thursday, November 26, 2015

4 Cara Mengetahui & Peka Terhadap Indera Bayi Yang Baru Lahir

Begitu lahir, bayi Anda sudah sangat peka dan sadar terhadap lingkungan. Ia siap belajar segala hal.

Langkah pertama yang harus dilakukan bayi baru lahir adalah menjalin ikatan (bonding) lahir batin dengan orang-orang yang paling dekat dengannya, yakni ayah dan bundanya. Karenanya, manfaatkan semua indera Anda, termasuk intuisi, untuk membaca isyarat-isyarat dari bayi, sebagai bahasa universal untuk berkomunikasi dan menjalin ikatan batin dengannya.



Terjalinnya ikatan batin itu diawali lewat sentuhan dan tatapan mata. Bayi akan menggunakan seluruh indera yang dimilikinya tidak saja untuk mengenal Anda, melainkan juga jatuh cinta pada Anda. Setelah Anda dan si kecil saling jatuh cinta, maka apa yang Anda rasakan di lubuk sanubari Anda itulah makna ikatan batin atau bonding yang sesungguhnya.

Pandangan. Kemampuan penglihatan bayi masih sangat terbatas. Jarak pandang terjauhnya tidak lebih dari 25 cm. Maklumlah dunianya masih sebatas payudara ibu saat ia disusui.

Ikatan batin antara Anda dan anak melalui indera penglihatan terbentuk melalui tatapan mata. Yaitu tataplah mata anak sesering mungkin, terutama pada saat menyusuinya. Biarkan jari-jari mungil tangannya meraih serta menyentuh wajah Anda sebagai upaya untuk lebih mengenal Anda, orang yang paling dekat dengan dirinya.

Sentuhan. Menurut A. Christine Harris, PhD, psikolog anak di Consumnes River College, California, Amerika Serikat, sentuhan sangat besar maknanya bagi bayi. Sentuhan berperan sebagai pelengkap pelajaran pertama mengenal dunia barunya, yang dilakukan bayi pada hari-hari pertamanya.

Untuk membantu fungsi indera bayi, sentuhlah kulitnya yang halus dan lembut sesering mungkin. Sensasi pada ujung-ujung saraf peraba Anda pada kulit bayi memungkinkan Anda berdua untuk saling mengenal lebih dalam satu sama lain, sebagai proses terciptanya ikatan batin yang kuat.

Pendengaran. Telinga merupakan salah satu dari pintu masuk informasi atau data ke dalam otak bayi. Suara dan kata-kata lembut bernada positif, akan menjadi sebuah masukan data yang baik dalam benak bayi Anda

Semakin banyak data baik yang Anda masukan ke dalam otak anak lewat pendengarannya, akan semakin kaya pula perbendaharaan bayi tentang kebaikan. Ucapkanlah kata-kata positif dengan nada lembut di telinganya, baik dengan menyebut namanya, maupun doa serta harapan Anda terhadap anak.

Penciuman. Indera penciuman pada bayi sangat membantu dalam mengenali kedua orang tuanya, terutama ibunya melalui kegiatan menyusui. Christine Harris menyatakan bahwa sudah terbukti ibu dan bayinya dapat saling mengenali melalui bau tubuh masing-masing. Bau yang dikenali oleh bayi, akan membuatnya tenang dan tidak rewel, serta merangsang bayi untuk minum ASI dengan lancar.

Sekalipun indera merupakan alat bantu dalam menjalin ikatan batin antara Anda dan si kecil, tapi jangan terlalu memaksakan diri serta terlalu lama merangsang indera-inderanya. Sebab, bayi yang masih sangat kecil, biasanya hanya mampu bertahan menerima rangsang pada indera-inderanya selama beberapa menit saja. Jadi, biarkanlah ikatan batin antara Anda dan bayi terbentuk mengalir apa adanya, sesuai naluri Anda masing-masing.

Sumber Artikel : www.ayahbunda.co.id



Continue Reading…

Tuesday, August 18, 2015

Agar Anak Bahagia | Oase Iman Buya Yahya


Oleh : Buya Yahya
Pengasuh LPD Al-Bahjah
Anak adalah nikmat besar yang dikaruniakan oleh Allah SWT kepada kita. Akan tetapi tidak semua dari kita mengerti bagaimana menjaga nikmat tersebut. Menjaga akhlaq dan keimanan mereka adalah yang harus diutamakan. Itulah yang diharap dan diinginkan oleh anak biar tidak diucap oleh lidah mereka.
Orang tua cerdas dan bijak adalah orang yang senantiasa tahu apa yang dibutuhkan oleh anak-anaknya. Dan diantara hal yang dibutuhkan oleh anak tidak ada yang melebihi dari pentingnya keselamatannya kelak setelah kehidupan di dunia ini. Jika ada orang tua yang begitu semangat menyekolahkan anaknya di pendidikan tinggi dengan harapan agar anaknya kelak mendapatkan pekerjaan yang layak dan menguntungkan dari segi materi. Atau seorang tua membekali modal besar untuk anaknya agar bisa mandiri dan makmur dalam kehidupannya di dunia ini. Sungguh ia adalah orang tua yang cerdas, senantiasa berfikir akan masa depan sang anak. Akan tetapi seorang tua tersebut akan menjadi tidak bijak lagi jika ternyata melupakan masa depan yang lebih lama lagi yaitu kehidupan setelah kehidupan di dunia ini.
Ada masa depan nanti di alam barzah yang tidak hanya enam puluh atau seratus tahun akan tetapi ribuan tahun, dan bersama penantian itu sang anak akan menuai apa yang diperbuat saat di dunia dulu. Dan nanti setelah kehidupan alam barzah akan dilanjutkan menuju kebahagiaan yang hakiki atau kesengsaraan yang hakiki di syurga atau di neraka.
Siapa yang rela jika anaknya disiksa di alam barzakh dan di akhirat nanti? Disiksa karena kita sebagai orang tua tidak pernah memikirkan masa depan mereka setelah kehidupan ini. Disiksa karena kita sebagai orang tua telah tidak memikirkan bekal anak-anak kita di kehidupan setelah kehidupan di dunia ini.
Kita mungkin akan mudah tanggap jika anak kita gagal ujian akhir di sekolah atau universitas, atau gagal dalam sebuah usaha dagangnya. Akan tetapi kenapa kita tidak mudah tanggap dengan anak kita yang malas melakukan shalat atau mulai melakukan sesuatu yang dilarang oleh Allah? Sungguh bahasa cinta adalah amat indah dan akan menghadirkan keindahan. Cinta yang sesungguhnya kepada anak akan diterjemahkan dengan kepedulian terhadap masa depan anak. Dan tidak ada masa depan yang sesungguhnya selain masa depan di akhirat. Bukan cinta yang sesungguhnya bagi orang tua yang hanya ingin membahagiakan anaknya selama enam puluh tahun sepanjang hidupnya di dunia lalu melupakan kehidupan yang lebih lama setelah di dunia ini.
Yang berani membiayai sekolah anaknya untuk mencari ilmu dunia dengan biaya mahal tentu akan rela membiayai anaknya untuk mengambil bekal di akhirat dengan biaya yang lebih mahal. Jika masih ragu untuk yang demikian itu maka sangat diragukan kecintaan orang tua tersebut terhadap anaknya bahkan sangat mungkin diragukan keimanannya kepada kehidupan setelah kehidupan di dunia ini.
Dan tidak sampai disini, orang tua yang lalai memikirkan kebahagian anaknya kelak di akhirat akan menemukan kesengsaran yang amat sangat seperti yang pernah dikisahkan oleh Rasulullah SAW. Kisah orang ahli ibadah yang hendak menuju ke syurga akan tetapi tiba-tiba ada yang menyeru dari dasar neraka jahannam menginginkan agar orang yang hendak masuk surga itu dimasukkan ke neraka bersamanya. Melihat kejadian seperti ini Malaikat menghadap kepada Allah SWT dan Allah SWT memerintahkan Malaikat agar menggiring orang tersebut ke neraka. Ia adalah orang tua yang ahli ibadah, ahli sedekah dan ahli kebaikan akan tetapi telah membiarkan sang anak tanpa ada bimbingan agar semakin dekat kepada Allah dan tanpa pembekalan untuk di akhirat. Maka disebabkan keteledorannya dalam mempersiapkan masa depan anaknya di akhirat maka ia pun ikut rugi bersama sang anak di neraka jahannam. Wallahu a’lam bishshowab
Sumber Artikel : http://buyayahya.org/uncategorized/agar-anak-berbahagia-oase-iman-buya-yahya-2.html

Continue Reading…

Sunday, May 24, 2015

5 Trik Posting di INSTAGRAM (IG) Dari Microsol

5 Trik Posting di INSTAGRAM (IG) Dari Microsol

INSTAGRAM. Gak semua orang tahu apa itu INSTAGRAM, tapi orang banyak gunain aplikasi INSTAGRAM buat jejualan. Yah, itulah salah satu aplikasi yang belakangan ini banyak digunakan oleh mereka yang kreatif. 

Begini ceritanya. Sore ini saya buka facebook. Seperti biasanya, saya login kemudian melihat berita apa yang baru disana. Alhasil, mata saya tertuju pada sebuah postingan tentang 5 Trik Posting di INSTAGRAM (IG) di salah satu akun facebook pengusaha Microsol (Frozen Mini Risol). Mau tahu gimana lanjutan artikel serunya, simak terus tulisan dibawah ini ya :


1. Konten Picture yang menarik

Nah ini nih, berhubung IG berbicara GAMBAR, pasanglah gambar-gambar yang menarik. Ngga harus produknya kamu.. iyaa kamuuu *apa sih* Misalnya usaha kuliner, bisa juga dibuat konten misalnya macam-macam kuliner Indonesia dengan foto-foto ciamik. Atau boleh juga sesekali selipin resep cara membuat makanan.

2. Menggunakan Hastag

Hastag itu lohh tanda pagar *kali ada yang belum paham* Kalo misalnya pas jualan produk kamu contoh produk nasi uduk *kenapa juga kepikirannya nasi uduk*
Bisa dicoba dengan hastag-hastag yang berhubungan dengan nasi uduk macam ‪#‎jualnasiuduk‬ ‪#‎nasiudukjakarta‬ ‪#‎kulinerjakarta‬ ‪#‎kulinerenak‬ ‪#‎nasiudukmurah‬
Semakin banyak hastag semakin bagus karena untuk memaksimalkan pencarian orang-orang di IG. Hastag berfungsi sebagai kata kunci.

3. Follow 

Coba untuk follow akun-akun yang sekiranya jadi target pasar kamu, karena biasanya dengan orang difollow, mereka akan follow balik. Coba follow satu hari misalnya SERATUS ORANG ajah grin emotikon dan nanti kalau follower kamu udah 6000, baru bisa coba perlahan unfollow mereka. Terus, kalau follower udah 5000, cobalah cari akun yang jumlah followernya juga 5000, kemudian SALING MEMPROMOSIKAN. Oia, jangan lupa ya KONSISTEN untuk follow orang setiap harinya ^o^

4. Jumlah Konten

Nah ini nih... paling ngga sering-sering lah POSTING... kita bahas di Timing yah...

5. Timing / Waktu Posting

Tadi sempet curhat sih mengenai waktu ini, nanya sempet posting di jam-jam sibuk macam jam 19.00 - 22.00. Kemudian Mas Hermas jelasin kalau bisa posting di PAGI (07.00 - 08.00), SIANG (12.00 - 13.00), SORE (15.00 - 18.00) , MALAM (19.00 - 21.00). 

Untuk Posting bisa diselang seling antara KONTEN dan PROMOSI...

Gimana isi artikelnya, menarik bukan untuk dipelajari kemudian langsung praktek dan action. Semoga berhasil, Allah mencintai kita semua. Aamiiin...

Sumber Artikel : MICROSOL
Continue Reading…

Sunday, May 17, 2015

GIVING (Memberi), Siapakah Lebih Hebat Bill Clinton Atau Abdul Syukur

Pagi ini saya membaca sebuah artikel informasi yang sangat menginspirasi di Media Indonesia. Apalah arti segelas teh hangat manis yang telah kau minum, jika rasa pedulimu mengeras seperti batu? Mari kita simak kisah inspiratif dua orang seperti judul tulisan diatas yang saya baca juga di Media Indonesia yang ditulis oleh Bapak Saur Hutabarat (Dewan Direksi Media Group). Selamat Memberi...

GIVING (Memberi), Siapakah Lebih Hebat Bill Clinton Atau Abdul Syukur
Dalam hal memberi (giving), siapakah lebih hebat Bill Clinton atau Abdul Sukur? Maaf, saya tidak bermaksud mengejek atau merendahka mantas Presiden AS itu karena membandingkannya dengan Pak Dul, seorang tukang becak di Kota Surabaya. Inspirasi membandingkan mereka datang setelah menyimak berita Pak Dul di Metro TV, pekan lalu.

Padahal, tak ada inspirasi jatuh dari langit. Jejaknya dapat dicara dalam realitas. Dari bawah sadar rupanya mencuat, pemicu perbandingan itu tak lain tak bukan Bill Clinton melalui bukunya, Giving. Seperti judulnya, buku itu pun pemberian seorang teman. Di buku 293 + xii halaman, versi Indonesia terbit 2010 Clinton berbagi pengalaman. "Buku ini saya tulis untuk mendorong kita semua memberikan apapun yang dapat kita berikan karena setiap orang dapat memberikan sesuatu."

Semua kita tahu sesuatu itu antara lain uang. Contoh paling kolosal, menurut Clinton, ialah Yayasan Bill dan Melinda Gates. Keluarga Gates memberikan US$35 miliar kepada yayasan itu untuk menangani berbagai masalah. Clinton tak bisa melupakan apa yang diucapkan Bill Gates di sebuah konferensi dermawan yang disponsori Hillary dan Clinton di Gedung Putih pada 2000.

"Barangkali memberikan uang yang sekarang kita miliki terasa lebih sulit daripada ketika kita mencarinya," kata Gates.
Clinton menelepon Warren Buffet, orang terkaya kedua di AS. Ia bertanya mengapa Warren memberikan sebagaian hartanya sebesar US$30 miliar kepada Yayasan Bill dan Melinda Gates. Jawab Warren, " Saya percaya Bill dan Melinda dapat memanfaatkan uang saya dengan lebih baik daripada saya sendiri."

GIVING (Memberi), Siapakah Lebih Hebat Bill Clinton Atau Abdul Syukur

Tentu saja sedikit orang sekaya Gates dan Warren yang memberi uang puluhan miliar dolar AS alias ratusan trilliun rupiah. Akan tetapi, menurut Clinton, siapa pun dapat memberi sesuatu entah waktu, barang, keterampilan, memberi yang melahirkan pemberian.

Kembali ke pertanyaan awal, siapakah lebih hebat Bill Clinton atau Abdul Sukur? Seraya mengayuh becaknya membawa penumpang, Pak Dul memperhatikan dan mengingat jalan berlubang yang dilewatinya. Seusai mencari nafkah, di tengah malam, becaknya berganti penumpang. Bukan orang, melainkan bongkahan aspal bekas dan bebatuan. Ia mengayuh becaknya menuju lubang itu agar tidak ada orang yang celaka. Perbuatannya diejek sesama tukang becak lainnya. Abdul Sukur bergeming. 10 tahun ia melakukannya.

GIVING (Memberi), Siapakah Lebih Hebat Bill Clinton Atau Abdul Syukur

Siapakah lebih hebat Pak Dul atau Clinton? Sebaiknya Clinton menjawabnya. Katanya, setelah masa jabatannya di Gedung Putih berakhir, ia wajib memberi. Mengapa? Dunia politik yang telah menyita usianya sebenarnya ialah urusan 'memperoleh', yaitu dukungan, sumbangan, suara. "Namun, untuk orang yang sudah terjun di dunia politik begitu lama seperti saya kurang bijaksana jika tidak berpikir bahwa Anda harus memberi lebih  banyak lagi untuk menyeimbangkan neraca." Karena itu, di sisa umurnya, Clinton memberikan waktu, uang, dan keterampilannya untuk usaha yang dapat menciptakan perubahan.

Abdul Sukur juga membuat perubahan. Jalan berlubang menjadi tertutup. Clinton memberi untuk menyeimbangkan neraca. Sebaliknya, Pak Dul tak kenal neraca, bahkan menolah dibuatkan neraca. Ia menolak pemberian uang. Ia memilih memberi daripada memperoleh.

Abdul Sukur kiranya tak pernah membaca buku Clinton tentang memberi. Pak Dul ialah buku "Giving" itu sendiri. Buku kehidupan.

Sumber Artikel : Media Indonesia, halaman 2 rubrik Selekta, Senin 18 Mei 2015

Sumber Gambar : 

  • www.lifenotes197.files.wordpress.com
  •  www.americanheritage1.com
  •  www.jubileechurchlondon.org





Continue Reading…

Thursday, May 14, 2015

Dari Eramuslim : Empat Hal Menyebabkan Su’ul Khatimah

Dari Eramuslim : Empat Hal Menyebabkan Su’ul Khatimah
Ilustrasi : www.arrahmah.com
Dari Abu Abdirrohman, Abdulloh bin Mas’ud rodhiyallohu’anhu, dia berkata: ”Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda kepada kami dan beliau adalah orang yang selalu benar dan dibenarkan: “…Kemudian diutuslah seorang malaikat kepadanya, lalu malaikat itu meniupkan ruh kepadanya dan ia diperintahkan menulis empat kalimat: Menulis rizkinya, ajalnya, amalnya, dan nasib celakanya atau keberuntungannya. Maka demi Alloh yang tiada tuhan selain-Nya, sesungguhnya ada diantara kamu yang melakukan amalan penduduk surga dan amalan itu mendekatkannya ke surga sehingga jarak antara dia dan surga kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya. Dan sesungguhnya ada seseorang diantara kamu yang melakukan amalan penduduk neraka dan amal itu mendekatkannya ke neraka sehingga jarak antara dia dan neraka hanya kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapka atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk surga sehingga dia masuk ke dalamnya.” (HR. Muslim)

Seorang yang beriman kepada taqdir yang ditetapkan oleh Allah pastilah sangat khawatir bilamana dirinya termasuk ke dalam golongan yang disabdakan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam di atas yaitu “… sesungguhnya ada diantara kamu yang melakukan amalan penduduk surga dan amalan itu mendekatkannya ke surga sehingga jarak antara dia dan surga kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya.” Sungguh merugilah orang yang ditaqdirkan Allah seperti itu. Namun tentunya melalui pelajaran ini Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bermaksud untuk menjelaskan adanya orang yang amalan baiknya selama ini sekedar yang tampak pada manusia. Sedangkan bisa jadi pada hakikatnya tersimpan dalam hatinya kejahatan yang kemudian muncul secara lahir pada akhir hayatnya.

Sebaliknya golongan orang yang digambarkan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sebagai ”dan sesungguhnya ada seseorang diantara kamu yang melakukan amalan penduduk neraka dan amal itu mendekatkannya ke neraka sehingga jarak antara dia dan neraka hanya kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk surga sehingga dia masuk ke dalamnya.” Tentunya ini adalah orang yang sangat beruntung dan disayang Allah ta’aala. Boleh jadi manusia memberi penilaian buruk karena perilakunya selama ini, namun sesungguhnya ia memiliki suatu kebaikan tertentu yang tersembunyi dari penglihatan orang lain sedangkan Allah memandang kebaikannya itu layak menjauhkan dirinya dari neraka dan menghantarkannya ke surga. Wallahu a’lam. 


Yang pasti, beriman kepada taqdir akan menghasilkan rasa takut yang mendalam akan nasib akhir hidup dan menumbuhkan semangat yang tinggi untuk beramal dan istiqomah dalam ketaatan demi mengharap husnul khatimah. Beriman kepada taqdir bukanlah alasan untuk bermaksiat dan bermalas-malasan. Beriman kepada taqdir justru semakin membuat seseorang berusaha keras berbuat sebanyak mungkin ’amal sholeh dan ’amal ibadah sekaligus menjauhi segala bentuk kemungkaran dan kemaksiatan yang berpotensi menyebabkan terjadinya su’ul khatimah.
Shiddiq Hasan Khan mengatakan bahwa su’ul khatimah memiliki sebab-sebab yang harus diwaspadai oleh seorang mukmin. Pertama, kerusakan dalam aqidah, walau disertai zuhud dan kesholehan. Jika ia memiliki kerusakan dalam aqidah dan ia meyakininya sambil tidak menganggap itu salah, terkadang kekeliruan aqidahnya itu tersingkap pada saat sakratul maut. Bila ia wafat dalam keadaan ini sebelum ia menyadari dan kembali ke iman yang benar, maka ia mendapatkan su’ul khatimah dan wafat dalam keadaan tidak beriman. Setiap orang yang beraqidah secara keliru berada dalam bahaya besar dan zuhud serta kesholehannya akan sia-sia. Yang berguna adalah aqidah yang benar yang bersumber dari Kitabullah dan Sunnah Rasul. Mereka terancam oleh ayat Allah berikut:

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ
فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

”Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS Al-Kahfi ayat 103-104)

Kedua, banyak melakukan maksiat. Orang yang sering bermaksiat akan didominasi oleh memori tersebut saat kematian menjelang. Sebaliknya bila seseorang seumur hidupnya banyak melakukan ketaatan, maka memori tersebutlah yang menemaninya saat sakratul maut. Orang yang banyak dosanya sehingga melebihi ketatannya maka ini sangat berbahaya baginya. Dominasi maksiat akan terpateri di dalam hatinya dan membuatnya cenderung dan terikat pada maksiat, dan pada gilirannya menyebabkan su’ul khatimah. Adz-Dzahabi dalam kitabnya al-Kaba’ir mengutip Mujahid: Tidaklah seseorang mati kecuali ditampilkan kepadanya orang-orang yang biasa ia gauli. Seorang lelaki yang suka main catur sekarat, lalu dikatakan kepadanya: ”Ucapkanlah La ilaha illa Allah.” Ia menjawab: ”Skak!” kemudian ia mati. Jadi, yang mendominasi lidahnya adalah kebiasaan permainan dalam hidupnya. Sebagai ganti kalimat Tauhid, ia mengatakan skak. 

Ketiga, tidak istiqomah. Sungguh, seorang yang istiqomah pada awalnya, lalu berubah dan menyimpang dari awalnya bisa menjadi penyebab ia mendapat su’ul khatimah, seperti iblis yang pada mulanya merupakan pemimpin dan guru malaikat serta malaikat yang paling gigih beribadah, tapi kemudian tatakala ia diperintah untuk sujud kepada Adam, ia membangkang dan menyombongkan diri, sehingga ia masuk golongan kafir. Demikian pula dengan ulama Bani Israil Bal’am yang digambarkan dalam ayat berikut:

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آَتَيْنَاهُ آَيَاتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ
فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ
وَاتَّبَعَ هَوَاهُ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْ
ذَلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآَيَاتِنَا فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
سَاءَ مَثَلًا الْقَوْمُ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآَيَاتِنَا وَأَنْفُسَهُمْ كَانُوا يَظْلِمُونَ

”Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri daripada ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat) nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim.” (QS Al-A’raaf ayat 175-177)

Keempat, iman yang lemah. Hal ini dapat melemahkan cinta kepada Allah dan menguatkan cinta dunia dalam hatinya. Bahkan lemahnya iman dapat mendominasi dirinya sehingga tidak tersisa dalam hatinya tempat untuk cinta kepada Allah kecuali sedikit bisikan jiwa, sehingga pengaruhnya tidak tampak dalam melawan jiwa dan menahan maksiat serta menganjurkan berbuat baik. Akibatnya ia terperosok ke dalam lembah nafsu syahwat dan perbuatan maksiat, sehingga noda hitam dosa menumpukdi dalam hati dan akhirnya memadamkan cahaya iman yang lemah dalam hati. Dan ketika sakratul maut tiba, cinta Allah semakin melemah manakala ia melihat ia akan berpisah dengan dunia yang dicintainya. Kecintaannya pada dunia sangat kuat, sehingga ia tidak rela meninggalkannya dan tak kuasa berpisah dengannya. Pada saat yang sama timbul rasa khawatir dalam dirinya bahwa Allah murka dan tidak mencintainya. Cinta Allah yang sudah lemah itu berbalik menjadi benci. Akhirnya bila ia mati dalam kondisi iman seperti ini, maka ia mendapat su’ul khatimah dan sengsara selamanya.

Ya Allah, kami memohon kepadaMu husnul khatimah dan berlindung kepadaMu dari su’ul khatimah. Amin ya Rabb,-

Sumber Artikel : www.eramuslim.com



Continue Reading…

Thursday, April 23, 2015

Beberapa Hal Tentang "Ar Razzaq" Sang Pemberi Rezeki

Beberapa Hal  Tentang Ar Razzaq Sang Pemberi Rezeki
Ilustrasi : http://www.courtneylteague.com
Banyak manusia merasa khawatir dalam mencari rezeki karunia Allah Swt. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang rela menggadai diri dan menghinakan martabat.
Banyak manusia merasa khawatir dalam mencari rezeki karunia Allah Swt. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang rela menggadai diri dan menghinakan martabat. Kondisi dunia modern yang sarat persaingan dan pergulatan menuntut mereka untuk lebih berjibaku dalam mencari nafkah berupa karunia Tuhan. Betapa banyak setiap pagi hari di belahan bumi manapun didapati wajah-wajah penuh ketegangan dan kepanikan yang memancarkan rona khawatir dalam mengais rezeki di pagi hari. Seolah mereka tiada memiliki Tuhan yang Maha Kaya Yang Mampu menjamin rezeki setiap hambaNya. Dialah Allah, Ar Razzaq Sang Pemberi Rezeki.
Hal yang sering luput dari diri manusia zaman modern ini adalah keimanan dan keyakinan bahwa Allah Swt telah menjamin rezeki dan nafkah setiap hambaNya. Karena keyakinan ini semakin memudar, maka setiap individu bergulat dan berkutat dalam kehidupan dunia demi memenuhi kebutuhan hidup belaka.
Dalam kitab Mirqaat al Mafatiih terdapat kutipan pernyataan Al Qusyairi yang mengatakan, ““Seseorang yang mengetahui bahwa Allah itu adalah Sang Pemberi Rezeki, berarti ia telah menyandarkan tujuan kepadaNya dan mendekatkan diri dengan terus bertawakal kepadaNya.”
Pernyataan Al Qusyairi ini penting untuk diyakini bahwa memang kunci mendapatkan rezeki adalah dengan mendatangi Sang Pemilik rezeki yaitu Ar Razzaq! Sebab dengan mendatanginya maka segala kebutuhan akan terpenuhi.
Apakah kita belum pernah mendengar hadits yang amat masyhur ini:
Hai manusia, jika dari generasi pertama sampai terakhir, baik jin dan manusia berkumpul dalam satu tempat untuk meminta kepadaKu, lalu masing-masing orang meminta untuk dipenuhi kebutuhannya, niscaya hal tersebut tidak mengurangi sedikit pun dari kekuasaanKu, kecuali hanya seperti jarum yang dicelupkan di laut. HR. Muslim
Ini semua bukanlah demi menafikan sebuah ikhtiar mencari nafkah atau bekerja. Tetap saja bekerja adalah sebuah prasyarat mulia untuk mendapatkan nafkah, dan para nabi manusia terhormatpun tetap melakukannya. Namun tekanan yang terpenting dalam mencari rezeki dan nafkah adalah ketaatan kepada Allah Sang Pemberi rezeki.
Dalam kitab Shahih Al Jami’ disebutkan sebuah hadits dari Rasulullah Saw yang berbunyi, “Sesungguhnya malaikat Jibril menghembuskan ke dalam hatiku bahwasanya jiwa hanya akan mati sampai tiba masanya dan memperoleh rezekinya, maka bertakwalah kepada Allah, carilah nafkah yang baik, jangan bermalas-malasan dalam mencari rezeki, terlebih mencarinya dengan bermaksiat kepada Allah karena sesungguhnya Allah tidak akan memberikan apa yang dicarinya kecuali dengan taat kepadaNya.”
Sebab itu usahlah panik dalam mencari karunia Allah Swt berupa rezeki. Yakinilah bahwa rezeki itu datang, bahkan kedatangannya menghampiri diri kita begitu cepat.
“Sesungguhnya rezeki itu akan mecari seseorang dan bergerak lebih cepat daripada ajalnya.” HR. Thabrani
Semoga Allah memberkahi rezeki & hidup kita bersama. Amien!
Ustadz Bobby Herwibowo
Sumber Artikel : www.eramuslim.com
Continue Reading…

Kenapa Tidak ?

Kenapa tidak ?

Jika teknologi memberi Anda kesempatan untuk berbicara, membangun platform dan membantu menunjukkan jalan, mengapa tidak menggunakannya?

Jika seseorang menawarkan sebuah proyek atau pekerjaan dengan lebih maksimal dan kesempatan untuk kedua belajar dan mengajar, mengapa tidak mengambil itu?

Jika Anda dapat belajar sesuatu yang baru, yang lebih efisien daripada sebelumnya, jika kesempatan untuk melompat hadiah itu sendiri, mengapa tidak?

Sekarang adalah saat yang tepat.

Sumber Gambar : http://www.writtenbysumer.com/
Sumber Artikel : http://sethgodin.typepad.com/
Continue Reading…

Friday, April 17, 2015

Griya Herbal Estetika, Hanya Wanita Bekasi Yang Tahu

Griya Herbal Estetika, Hanya Untuk Wanita Bekasi Saja
Ilustrasi : Griya Herbal Estetika

Griya Herbal Estetika adalah salah satu konsultan kecantikan yang hanya wanita bekasi saja yang tahu. Kenapa ?
Karena lokasinya memang berada di daerah bekasi.

Cara Sehat Tampil Cantik dan Menarin adalah satu satu konsep yang dikembangkan olehnya Dokter Endang Bantolo.

Wanita Indonesia yang memiliki paras India ini mengembangkan konsep kecantikan dengan cara yang unik. Apa saja keunikannya, silahkan berkunjung ke : http://griyaherbalestetika.com.

Ada 7 produk kecantikan yang kamu butuhkan di Griya Herbal Estetika, mulai dari Facial Wajah, Totok Wajah dan lainnya. Saya membantu untuk mengembangkan halaman websitenya saja. Semoga bermanfaat untuk para wanita yang berada di daerah bekasi khususnya dan seluruh wanita Indonesia.  




Continue Reading…

Wednesday, April 15, 2015

Salah Satu Konsep Belajar PKBM Yang Harus Kamu Tahu

Belajar

Ilustrasi Gambar : www.mediasyifa.com


BELAJAR
, berarti bahwa berbagai kegiatan yang diselenggarakan di PKBM haruslah merupakan kegiatan yang mampu memberikan terciptanya suatu proses transformasi dan peningkatan kapasitas serta perilaku anggota komunitas tersebut ke arah yang lebih positif. 

Belajar dapat dilakukan oleh setiap orang sepanjang hayatnya di setiap kesempatan. Belajar tidak hanya monopoli kaum muda, tetapi juga mulai dari bayi sampai pada orang-orang tua. Belajar juga dapat dilakukan dalam berbagai dimensi kehidupan. Belajar dapat dilakukan dalam kehidupan berkesenian, beragama, berolahraga, adat istiadat dan budaya, ekonomi, sosial, politik dan sebagainya. Dimensi belajar seluas dimensi kehidupan itu sendiri. Dengan demikian PKBM merupakan suatu institusi terdepan yang langsung berada di tengah-tengah masyarakat yang mengelola dan mengimplementasikan konsep belajar sepanjang hayat atau Life Long Learning dan Life Long Education  serta pendidikan untuk semua atau Education For All.

Penggunaan kata ‘belajar’ dalam PKBM dan bukan kata ‘pendidikan’ juga memiliki makna tersendiri. Belajar lebih menekankan pada inisiatif dan kemauan yang kuat serta kedewasaan seseorang untuk dengan sadar menghendaki untuk mengubah dirinya ke arah yang lebih baik.  Belajar lebih menekankan upaya-upaya warga belajar itu sendiri sedangkan peran sumber belajar atau pengajar lebih sebagai fasilitator sehingga lebih bersifat bottom up dan lebih berkesan non formal. Sedangkan pendidikan sebaliknya lebih bersifat top-down, dan lebih berkesan formal, inisiatif lebih banyak datang dari sumber belajar atau pengajar.

Yah, itulah beberapa rangkuman dan konsep dari PKBM Indonesia yang saya pelajari. Semoga dapat menggerakkan hati kita untuk mau bergotong-royong untuk yakin dan peduli terhadap pengembangan karakter manusia. Aamiiin...

Sumber Informasi : PKBM Indonesia 


Continue Reading…

Monday, February 9, 2015

Berbicara dan MenceritakanNya

BISMILLAH...

Alhamdulillah, sampai detik ini kita masih mendapat kesempatan untuk hidup sehat dari yang punya alam semesta. Meruginya lagi, kalau kalimat syukur tak pernah kita ucapkan. 
Berbicara dan MenceritakanNya
Ilustrasi : http://gideonyusdianto.com
Semoga kita menjadi orang-orang yang pandai bersyukur dan menyegerakan untuk segera bertindak juga selalu berbaik sangka (berpikir positif). Jangan juga kebanyakan berpendapat, banyakin pendapatan saja yaaa...

Izinkan saya mengajak kamu, iya kamuuu... agar senantiasa selalu berdo'a dan mendo'akan diri sendiri, orang lain dan keluarga lainnya. *salaman*

Berbicara tentang sesuatu, menyenangkan pasti! Apalagi kalau topiknya berhubungan dengan pekerjaan, percintaan atau perbisnisan. 

”Biasakanlah berkata benar, karena benar itu menuntun kepada kebaikan dan kebaikan itu menuntun ke surga. Hendaklah seseorang itu selalu berkata benar dan berusaha supaya tetap benar, sehingga dicatat di sisi Allah sebagai orang as-siddiq (amat benar)” (HR Bukhari Muslim).

Sebagai contoh, hutang kalau tidak dibayarkan, masalah bukan?? Jodoh tak kunjung datang, masalah juga!! Cicilan rumah dan kontrakan belum kebayar, jadi masalah yang pasti menganggu pikiran kita (mau tinggal dimana nanti). Koleksi mobil dan motor di dalam garasi juga akan disita?! Subhanallah, sesuatu banget ya. 

"Sesungguhnya semua adalah masalah "dunia" ketika kita mengkhianati-Nya."
Berbicara dan MenceritakanNya
Ilustrasi : Berbicara dan MenceritakanNya
Kapan terakhir kali kita berbicara kepada-Nya? Dan, kapan pula kita menceritakan kepada-Nya. Yuk kita luruskan hal ini *tolong kasih tahu saya dan komentar positifnya di kolom bawah*

Semoga Allah Maha Kaya dengan segala kebesaran dan kuasaNya menjadikan kita pribadi yang penuh dengan kebersyukuran juga kekuatan untuk berupaya lebih baik untuk membangun kekayaan beriman menjadi Muslim Abadi. Aamiiin

Sumber : Diambil dari beberapa buku dan hadist







Continue Reading…

Saturday, January 31, 2015

Cerita Dykapede Tentang Desain Sehari dan Rasa SyukurNya Part 1

Akhir bulan Januari 2015, mendapatkan amanah untuk mendesain ulang Brosur Sekolah BK3 Tangerang yang digunakan untuk penerimaan peserta didik baru 2015/2016.

Terima kasih kepada Allah Maha Kuasa yang telah memberikan "BANYAK" potensi diri sehingga 10 jari bagusNya ini bisa memberikan manfaat bagi mereka dan tentunya kepuasaan bathin yang tak semua orang miliki. (Iyalah, kan yang ngerjain dyka) hehehe :-)

Sebut saja Ibu Tati. Beliau adalah salah satu wanita yang berprofesi sebagai Guru komputer di Sekolah BK3 Tangerang yang memiliki visi dan misi pasti dalam tujuan akhirnya.

Sebelum ceritanya berakhir, saya bersyukur dulu deh sama Allah? KENAPA? *emang masalah buat loh* :-)

Pokoknya terus bersyukur dan selalu syukur tiada akhir. Kemudian berdo'a dan bergerak berupaya tiada henti sampai garis finish tiba. Setibanya di garis finish, lalu apa dyka? *PR buat kamu. Iya kamuuu :-)

Merugi kalau kita hidup hanya sekadar hidup tanpa memiliki arah tujuan yang pasti!

Hidup seperti sebuah desain bukan ?
  • Apa yang mau kita buat (desain) ?
  • Warna apa yang bagus untuk  desain kita ?
  • Tulisan apa yang pantas agar desain kita bisa dilihat dan dibaca sampai kemudian berpengaruh dan mempengaruhi orang lain.
  • Sampai tiba waktunya desain kita pertanggung-jawabkan di kemudian hari.
Apapun semua cerita diatas, adalah salah satu bentuk semangat diri dan bukan maksud menggurui (hanya untuk informasi) yang berkeinginan untuk terus bertumbuh menjadi kaya beriman dan bermanfaat bagi sesama.

Do'akan dykapede ya :
  1. Lagi berniat dan berjuang untuk hijrah bersama istri dan calon anak-anak dirumah. Aamiiin...
  2. Lagi berniat dan berjuang memiliki sebuah rumah, toko dan kantor di Tangerang Raya untuk dijadikan sebuah workshop digital printing. Aamiiin...
  3. Lagi berniat dan berjuang mendapatkan lahan untuk didirikan sebuah sekolah berpendidikan mental dan karakter di Tangerang Raya dengan visi Iman Islam dan Ikhsan. Aamiiin...
Di desain di Tangerang, 01 Februari 2015.

Cerita Dykapede Tentang Desain Sehari dan Rasa SyukurNya Part 1
Desain Sehari
Continue Reading…

Tuesday, August 19, 2014

Is Turning 1 "Baby Cays"

Yeach, selamat ulang tahun baby cays, jadilah anak yang selalu berdamai dengan hati dan bermanfaat bagi sesama. Ucap sang Ayah dan Ibu kepada seorang anaknya saat merayakan ulang tahun bersama sahabat dan keluarga tercinta di dalam ruangan.

Bahagia pasti kedua orang tua ketika melihat si kecil tumbuh sehat sampai usia satu tahun. Yah, walaupun bukan yang punya anak, namun saya turut senang melihat pertumbungan dan perkembangan calon presiden ini. *Harapan Luar Biasa* :-D

Selamat ulang tahun baby cays. Semoga menjadi orang yang kaya hati dan raya akan indahnya hidup baikmu kelak. Selamat berbahagia Mas Toro dan Mba Hana.

Catatan : Template desain yang saya buat diambil dari freepick.


Is Turning 1 "Baby Cays"




Continue Reading…

Monday, August 18, 2014

35 Desain Profil Perusahaan Yang Menginspirasi

35 Desain Inspirasi Profile Perusahaan
Ilustrasi : http://jayce-o.blogspot.com


Sebuah profil perusahaan harus memiliki tujuan desain; mungkin bervariasi sesuai dengan latar belakang, dan tergantung pada hasil analisis kebutuhan masing-masing perusahaan. Secara umum, dapat dikatakan bahwa profil perusahaan desain membawa dua fungsi dasar, yang terdiri dari fungsi eksternal dan internal. Berikut adalah deskripsi singkat tujuannya : 

Fungsi Eksternal  
Fungsi eksternal dari profil perusahaan pada umumnya adalah ujung tombak kegiatan pemasaran produk. Buku dapat menjadi sarana untuk 'menyapa', dan pada saat yang sama menjangkau pelanggan potensial, sehingga dapat menghasilkan nilai untuk menggunakan atau menjual produk perusahaan. 

Fungsi Internal
Fungsi buku profil internal sebagai sumber referensi dan informasi tentang pengetahuan produk perusahaan. Begitu penting bahwa setiap orang di jajaran perusahaan harus memiliki standar acuan dalam memahami produk yang ditawarkan dan profil perusahaan.
35 Desain Inspirasi Profile Perusahaan
Ilustrasi Ilustrasi : http://jayce-o.blogspot.com
Melalui konsep proses desain yang matang dan tepat, desain buku kecil (profile perusahaan) akan dapat menjalankan dua fungsi dengan cara relevan dan proporsional. Ada keseimbangan dua fungsi yang pasti menambah nilai dan mengoptimalkan profil peran desain perusahaan Anda.  

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat profil perusahaan yang kuat, salah satunya adalah dengan menggunakan versi cetak. Sewa jasa desain (bila tidak ada team marketing support) yang bagus untuk membantu Anda dalam membuat profil perusahaan yang akan memberikan dampak besar dalam profil Anda. Hal ini akan memberikan nilai luar biasa, dan pastikan Anda memiliki profil perusahaan yang menjanjikan. Berikut adalah 35 desain terbaik profil perusahaan untuk inspirasi Anda, selamat membaca dan mempelajari  showcase ini.
 
1. BORGHI via kuni


 

 

2. CEEI via Liquid Diamond

Company Profile  

Company Profile 

3. COMPANY PROFILE via Ahmad Abouzeid

Company Profile  

Company Profile 

Company Profile 

4. Steps Company Profile | Five Element via Mohsen Rashad

Company Profile  

Company Profile 

Company Profile 

Company Profile 

Company Profile 

5. AL KOUFA COMPANY PROFILE via shaji narayan

Company Profile  

Company Profile 


Company Profile 

Company Profile 

7. Company Profile via Sudhir Kuduchkar

Company Profile  

Company Profile 

8. Relational Company Profile via S & Team

Company Profile  

Company Profile 

9. GCI via Grafiction

Company Profile  

Company Profile 

10. Al Noor Holding via Yousef Mishry

Company Profile  

Company Profile 

Company Profile 

11. Bachmann Holzbau via Santacroce DDC

Company Profile  

Company Profile 

12. Signatur magazine via Jørgen Brynhildsvoll

Company Profile 

Company Profile 

Company Profile 

Company Profile  

13. FRANCE MAISONS BOIS via chattermark

Company Profile 

Company Profile 

14. Wolff Olins Capabilities Book via Jessica Gray 

Company Profile 

Company Profile 

15. Sunstone Water via matthew spiteri

Company Profile  

Company Profile 

Company Profile 

Company Profile 

16. Sum via o-zone

Company Profile  

Company Profile 

17. Art council of Abu Dhabi via saad minhas 

Company Profile 

Company Profile 

Company Profile 

18. Gruppo Germani via Villaggio Creativo

Company Profile  

Company Profile 
 19. Geco Company Profile. (Alexandria, Egypt. 2012) via Nabil Saleh 

Company Profile 

Company Profile 

20. El-Tafra via Ali Naguib 

Company Profile 

Company Profile 

21. Asset Banca via Antonio Fiore 

Company Profile 

Company Profile 

22. Company profile & Portfolio via Studio Castelli ADV

Company Profile  

Company Profile 

23. Tiktas | Insulation Materials via http://www.behance.net/Gama_advertising 

Company Profile 

Company Profile 

24. Svana Paper via danu labda

Company Profile 

Company Profile  

25. Officine Bertoli via Santacroce DDC 

 Company Profile 

Company Profile

26. Wienvest via Kollor Design Agency

Company Profile 

27. Bio-r fuel via Dennis Japari
 
Company Profile 

Company Profile

28. San Martino via Kalimera
 
Company Profile

Company Profile 

Company Profile 
 
29. Focustindo Cemerlang via CDS Worldwide

 Company Profile 
 Company Profile
30. ACTV via Alessio Romandini

Company Profile 

Company Profile 

31. Kalimera Company Profile / 2010 via Kalimera 

Company Profile 
Company Profile 

32. Al Amal for Agricultural Crops. via Nabil Saleh

Company Profile 

Company Profile  

33. THE ULTIMATE CHOICE MAGAZINE via Anna Tokareva

Company Profile 

Company Profile 

34. ALU via Happycentro

Company Profile 

Company Profile 

35. COLORFUL DAYS (CHROMATISTES MERES) via Sophia Georgopoulou 

Company Profile 

Company Profile 

Kesimpulan :
 

Dalam membangun sebuah bisnis, Anda harus memberikan kesan yang baik pada mitra bisnis, investor, pelanggan, dan karyawan. Profil perusahaan dapat membantu orang yang terlibat dengan bisnis Anda untuk memahami tentang perusahaan, dan bisnis Anda. Pada dasarnya, profil perusahaan adalah resume untuk perusahaan Anda yang digunakan untuk membangun kredibilitas perusahaan dengan pasar yang Anda tuju. Profil perusahaan akan menunjukkan kemampuan perusahaan Anda dan pengalaman kepada pelanggan. Sebuah profil perusahaan yang baik dapat menunjukkan bahwa perusahaan Anda kredibel, dan berharga dalam dunia bisnis.

Yuk kita intip juga : 
Sumber Artikel : http://jayce-o.blogspot.com
  


 
Continue Reading…

Software Akuntansi Customize

Popular Posts

Copyright © Blog Dykapede | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates